![]() |
Perankan Ratu Kalinyamat Tokoh Penting Dalam Sejarah Demak-Jepara. |
PONOROGO (JI) - Optik Omega Jaya punya kepedulian tinggi terhadap kelestarian budaya daerah. Terbukti Optik Omega Jaya beralamat di jalan Gajah Mada No 24 Surodikraman dan jalan HOS Cokroaminoto (Soekarno Hatta) No Bd 10 komplek pertokoan pasar legi selatan serta jalan Sultan Agung No 7 (depan Hotel SAA). Setiap setahun selalu ikut berpartisipasi dalam kirab Budaya yang merupakan rangkaian grebeg suro tahun 2022.
Dalam kirab budaya itu optik Omega Jaya mengusung cerita Ratu Kalinyamat salah satu tokoh penting wanita yang tidak hanya memainkan peranan dalam mengatasi kemelut di kesultanan Demak, namun juga berhasil memimpin Jepara sebagai pusat kekuasaan politik serta aktivitas perdagangan dan pelayaran pada abad XVI. Karakter Ratu Kalinyamat diperankan Titis Pahlawanita Novi Sayoga selaku Presiden Direktur Optik Omega Jaya Ponorogo.
Peran Ratu Kalinyamat mampu ditampilkannya dengan sempurna sebagai sosok putri cantik jelita yang duduk disinggasana didampingi prajurit dan pasukan berkuda kerajaan. Suguhan ini pun menghipnotis penonton dan seakan membawanya ke sejarah kerajaan Demak dan Jepara. Hebatnya lagi, kirab budaya optik Omega Jaya ini pun juga syarat akan tuntunan, yakni mengusung tema “Memayu Hayuning Bawono” Ambrasto Dhur Angkoro,’
“Hidup itu memperindah dunia dengan rasa cinta kasih kepada semesta , memberantas sifat angkara murka dan segala sifat tercela yang merusak dunia,”terang Titis sapaan akrabnya.
Titis menambahkan dengan keikutsertaan Optik Omega jaya dalam rangkaian Hari Jadi ke 526 Kabupaten Ponorogo ini memang wujud komitmen untuk melestarikan kebudayaan daerah. “Kami Optik Omega Jaya selain memeriahkan Grebeg Suro dan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke- 526 juga ikut uri-uri budaya,” ungkapnya
UD Omega Jaya yang beralamatkan di jalan HOS Cokroaminoto (Soekarno Hatta) No 69 Ponorogo, dan Jalan HOS Cokroaminoto (Soekarno Hatta) No Bd 11 komplek pertokoan pasar legi selatan Ponorogo serta jalan HOS Cokroaminoto (Ngepos) samping Bank BTN Ponorogo. Pun punya kebijakan yang luar biasa dalam melestarikan kebudayaan Ponorogo.“Setiap cabang dan all crew Omega Jaya juga wajib ikut nguri-uri kabudayaan Ponorogo. Mereka memakai baju penadon untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan. “Ini kami lakukan karena Optik Omega Jaya dan UD Omega Jaya Ponorogo sebagai generasi millenial yang cinta kebudayaan,”pungkasnya. (Ari FS)
COMMENTS