PONOROGO (JI) - Mulai memanasnya suhu politik menjelang Pilkada Kabupaten Ponorogo ditandai dengan adanya baleho dan spanduk bakal calon Bupati yang dirusak orang tidak dikenal (OTD). salah satunya baliho milik Politisi Partai Nasdem, Ipong Muchlissoni yang sengaja dirusak.
Seperti yang terlihat di ruas Jalan Kecamatan Siman, Jetis, Mlarak, Sambit, Jenangan, Balong. Tepatnya di Desa Kutu Wetan kecamatan Jetis dan di Desa Bajang, Kecamatan Balong Ponorogo terjadi kerusakan yang sangat parah. Total 50 Baleho yang dirusak orang tak dikenal. Dugaan pengrusakan dilakukan menggunakan benda tajam, Rabu (3/7/2024).
Terkait hal ini tim Hukum Ipong Muchlissoni, Didik Harianto SH kepada wartawan menyampaikan bahwa pihaknya sudah banyak mendapatkan laporan terkait pengrusakan spanduk dan baliho baik itu secara langsung maupun dari internal.
Kita berharap kejadian semacam ini tidak terjadi dan kita berharap semua relawan untuk tetap tenang dan jangan terprovokasi akibat kejadian ini,”jelasnya.
Kita tidak tinggal diam atas aksi perusakan banner Ipong Muchlissoni. Ini tindakan tidak beradap dan tidak beretika. Jika kerusakan baliho dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan menghalang-halangi langkah pergerakan dan perjuangan kita, pasti kita ambil langkah hukum.
“Kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku, karena negara kita negara hukum,” tegas Didik Harianto.
Lebih Lanjut Didik berpesan kepada seluruh pengurus partai Nasdem Ponorogo, relawan dan simpatisan untuk mengawasi dan menjaga semua alat peraga yang sudah dipasang agar tidak dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab
Kita minta kepada seluruh simpatisan, relawan untuk lebih berhati-hati lagi dan menjaga semua alat peraga yang sudah kita sebar,"terangnya.
Sementara itu Bacabup Ipong Muchlissoni menghimbau kepada seluruh pendukung tidak usah melakukan hal yang sama. kepada calon lain yang pasang gambar. Kita ikuti dengan cara cara beradab.
"Pilkada ini mencari pemimpin yang baik tidak malah melakukan perusakan. Kita akan terus melakukan pemasangan banner dan kita akan melakukan pengawasan,"ucap Ipong Muchlissoni.
"Sekali layar terkembang surut kita berpantang. Ipong juga Berpesan berpolitiklah dengan cara beradab,"pungkasnya. (Ari FS)
COMMENTS