![]() |
Ketua bersama Pengurus Kadin Ponorogo |
PONOROGO (JI) - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Kabupaten (MUKAB) ke VIII. Sabtu, (21/12/2024).
Dihadiri oleh puluhan anggota, pengusaha, dan tokoh-tokoh penting di wilayah Ponorogo. Acara yang digelar di Gedung Serbaguna Bappeda Ponorogo ini bertujuan untuk membahas berbagai isu strategis dalam dunia usaha dan industri serta menetapkan program-program unggulan untuk masa depan.
MUKAB ke VIII ini dibuka perwakilan Kadin Jawa Timur, Dedy Suhajadi yang menyampaikan apresiasi peran KADIN dalam pengembangan perekonomian lokal. "KADIN Ponorogo memiliki kontribusi besar dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Saya berharap, musyawarah ini dapat menghasilkan program-program yang lebih inovatif dan berdampak langsung pada masyarakat,"ujarnya.
Dalam musyawarah kali ini, sejumlah topik penting dibahas, antara lain: peningkatan sektor UMKM, pengembangan infrastruktur untuk mendukung kelancaran distribusi barang, serta penerapan teknologi dalam dunia usaha untuk mendukung daya saing global. Selain itu, terdapat juga pembahasan tentang penguatan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong investasi di Kabupaten Ponorogo.
Salah satu agenda penting dalam MUKAB kali ini adalah pemilihan Ketua KADIN Kabupaten Ponorogo yang baru. Setelah melalui proses musyawarah dan diskusi yang intens, akhirnya secara aklamasi terpilihlah Ketua KADIN Kabupaten Ponorogo yang baru Ramza Rolanda, yang menggantikan Ketua sebelumnya, Amri Aulia Rahman.
Dalam sambutannya, Ramza Rolanda menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kadin Ponorogo lima tahun kedepan. "Komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan pelaku usaha dan memperkuat sektor-sektor ekonomi unggulan di Ponorogo,"ujar Ramza Rolanda.
![]() |
Ramza Rolanda Ketua Kadin Ponorogo |
"Ke depan, saya akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor industri, serta memperkuat jaringan usaha antar daerah. Kita harus memanfaatkan peluang yang ada, termasuk era digitalisasi, untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi Ponorogo," ungkapnya.
Selain itu untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas antar anggota, Ramza berencana menggelar pertemuan rutin dua kali dalam satu bulan di tempat anggota atau pengurus Kadin. Pasca dilantik Ramza memastikan Kadin Ponorogo memiliki kantor tetap. Selama ini Kadin Ponorogo belum memiliki kantor sendiri. Kehadiran kantor tetap menjadi simbol keseriusan kita dalam bekerja. Pun pertemuan rutin akan membangun kebersamaan dan memastikan visi dan misi Kadin terealisasi dengan baik,"ucapnya.
Musyawarah Kabupaten (MUKAB) ke VIII KADIN Kabupaten Ponorogo diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara KADIN, pemerintah daerah, serta pelaku usaha terkait program-program pembangunan ekonomi yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 dan seterusnya.
Dengan membawa tagline 'HEBAT' sebagai landasan Kepemimpinan. 'HEBAT' merupakan singkatan dari Handerbeni, Etika, Berwibawa, Ayem, dan Tatag. Visi ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Ponorogo yang kita cintai ini, yang berkelanjutan dan inklusif.
Diharapkan, hasil dari MUKAB ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Ponorogo dengan terciptanya lebih banyak peluang kerja, peningkatan usaha lokal, serta kemajuan dalam bidang industri yang sejalan dengan perkembangan zaman,"pungkasnya. (Ari FS)
COMMENTS